Aktivitas yang Cocok Dilakukan Para Remaja Saat Dirumah Aja

Aktivitas yang Cocok Dilakukan Para Remaja Saat Dirumah Aja

Aktivitas yang Cocok Dilakukan Para Remaja Saat Dirumah Aja – Setelah masa PPKM Darurat berakhir, pemerintah kemudian menggunakan istilah PPKM Level 4. Kebijakan ini diterapkan pertama kali pada 20-25 Juli, berlanjut pada 26 Juli-2 Agustus, 10-16 Agustus, dan 16-23 Agustus. Pandemi Covid-19 yang saat ini sedang terjadi membuat masyarakat diharuskan untuk tinggal di rumah dan tidak melakukan aktivitas di luar.

Hal ini juga berdampak kepada anak remaja yang masih sekolah dan orangtua yang bekerja. Sekolah menerapkan sistem pembelajaran online (baik e-learning maupun melalui conference video). Rutinitas anak yang berubah tentu juga mengubah jadwalnya sehari-hari. Jika biasanya mereka bertemu dengan banyak orang ataupun pergi ke sejumlah tempat jadi agenda sehari-hari, nampaknya hal itu tidak bisa dilakukan untuk waktu sekarang-sekarang ini.

Akibatnya, kebanyakan remaja hanya menghabiskan waktu untuk bermain game online dan gadgetnya.  Sebagai orang tua, kita perlu memutar otak mencari ide idn poker android kegiatan, agar masa karantina di dalam rumah menjadi menyenangkan, lebih produktif, dan jauh dari kata membosankan untuk mereka.

Mendesain Ulang Kamar

Biasanya remaja banyak menghabiskan waktu di dalam kamar mereka. Masa karantina yang cukup panjang ini bisa dijadikan momentum yang tepat untuk mulai merapikan atau mendekor ulang.

Misalnya dengan mengubah mendesain ulang kamar sehingga menghasilkan suasana baru. Kegiatan mendesain kamar tidur dipercaya bisa mendatangkan kebahagiaan tersendiri bagi pemiliknya.

Menonton Film Bersama

Aktivitas menyenangkan yang disukai anak remaja kita adalah menonton film. Orangtua bisa mengajak anaknya untuk menonton tayangan bersama,  kali ini biarkan kita menonton film favorit mereka. Ajaklah mereka memilih film yang akan diputar,jika kita membiarkan mereka memilih apa yang akan diputar, pasti anak akan lebih antusias dalam menonton.

Berkreasi dengan Masakan

Ini adalah kesempatan yang baik untuk remaja belajar mengeksplorasi apa saja yang bisa dilakukan di dapur. Memasak bisa menjadi satu pilihan kegiatan menyenangkan untuk anak.

Orangtua cukup mengawasi saja. Anak remaja bisa melihat resep mudah di aplikasi atau YouTube.

Hidangan makan malam, kue, dan pudding bisa jadi pilihan. Nah, agar lebih menyenangkan dan bersemangat, bisa juga melibatkan anak untuk mengolah masakan favoritnya.

Melakukan Hal Baru

Pada waktu normal, anak-anak belajar di sekolah bersama guru dan teman-temannya. Sebagai orang tua, kita bisa memanfaatkan momen ini untuk lebih dekat dengan anak.

Kita bisa mengajak anak untuk melakukan eksperimen hal-hal baru yang berasal dari ide orang tua yang belum pernah dilakukan anak di sekolah. Melakukan hal-hal baru bisa meningkatkan gairah anak dan membuatnya tetap aktif berpikir melakukan hal tersebut.

Ajak Olahraga Bersama

Berdiam diri di rumah agar tidak terpapar covid-19 bukan berarti orangtua dan anak remajanya tidak bisa berolahraga. Melakukan olahraga rutin justru dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh agar tidak mudah terpapar virus dan penyakit.

Olahraga tidak melulu hanya dilakukan di studio fitness atau ruangan terbuka. Anda bisa berolahraga di dalam rumah tanpa perlu membutuhkan ruangan yang besar maupun peralatan khusus.

Yoga dan jumping rope bisa jadi opsi. Berbagai macam gerakan seperti push up, sit up, squat, hingga plank bisa orangtua dan anak praktikkan di rumah.

Belajar Bahasa Baru

Saat sekolah diliburkan seperti ini , orangtua punya peran yang penting agar anak tetap mau dan bisa belajar di rumah. Jadi, untuk kegiatan yang satu ini tinggal bagaimana cara orangtua dalam membimbing.

Belajar Bahasa baru bisa menjadi kegiatan yang menyenangkan. Apalagi di zaman sekarang ini, ada berbagai cara menyenangkan untuk belajar. Misalnya, dengan menonton film atau video berbahasa asing.

Berlatih Alat Musik Di Rumah

Jika di rumah memiliki intrumen atau alat musik, inilah waktu yang tepat untuk mengajari anak remaja . Mula-mula biarkan anak bermain music sesuka hatinya, namun tetap berikan arahan yang benar. Kita bisa mencari referensi di youtube untuk mengajari anak bermain musik.

Karantina ini dilakukan demi kepentingan bersama, yakni memotong mata rantai penyebaran virus corona yang bisa cepat menular apabila banyak terjadi kontak antar satu orang dan lainnya. Mengacu pada informasi yang diberikan oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO), masa karantina sebaiknya dilakukan selama 14 hari, karena rentang waktu itu merupakan lama masa inkubasi virus di dalam tubuh seseorang.

Namun, implementasinya, masa karantina bisa saja berjalan lebih dari 2 pekan, karena berbagai alasan. Misalnya kondisi lingkungan yang masih belum aman dari ancaman virus corona. Untuk itu, Anda perlu memutar otak mencari ide kegiatan, agar masa karantina di dalam rumah mejadi menyenangkan dan jauh dari kata membosankan.