Bareskrim Polri Menangkap 2 Remaja yang Meretas Situs Setkab

Bareskrim Polri Menangkap 2 Remaja yang Meretas Situs Setkab

Bareskrim Polri Menangkap 2 Remaja yang Meretas Situs Setkab – Badan Reserse Kriminal Polri (Bareskrim Polri) adalah unsur pelaksana utama Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) pada tingkat Markas Besar yang dipimpin oleh Kepala Bareskrim (Kabareskrim Polri). Bareskrim Polri telah menangkap dua remaja tersangka peretas situs Sekretariat Kabinet (Setkab) setkab.go.id.

Kabareskrim Polri bertugas membantu Kapolri dalam membina dan menyelenggarakan fungsi penyelidikan dan penyidikan tindak pidana, pengawasan dan pengendalian penyidikan, penyelenggaraan identifikasi, laboratorium forensik dalam rangka penegakan hukum serta pengelolaan informasi kriminal nasional.

Mereka adalah BS alias ZYY berusia 18 tahun dan ML berusia 17 tahun. “Saat ini BS diamankan di Bareskrim polri, sedangkan ML diamankan dan dititipkan di Balai Pemasyarakatan (Bapas) Anak di Cipayung Jaktim,” Dikutip dari apk idn poker ujar Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan dalam jumpa pers virtualnya, Senin (9/8/2021).

1. Kedua tersangka ditangkap di Sumbar
Dua Remaja Peretas Situs Setkab Ditangkap di Padang & Dharmasraya | Padek.co

Ramadhan menjelaskan, BS ditangkap di Tabing Banda Gadang, Nanggalo, Kota Padang, Sumatra Barat pada Kamis (5/9/2021) dengan barang bukti berupa satu unit laptop dan satu unit gawai.

“Pelaku kedua, ML, warga Nanggalo, Sumbar. Ditangkap 6 Agustus 2021 di Kecamatan Rumbai, Kabupaten Dharmasraya, Sumbar dengan barang bukti 1 unit laptop dan 2 unit hp,” ujar Ramadhan.

2. Para tersangka mengubah tampilan laman Setkab
Anak Belasan Tahun Kompak Retas Situs Setkab, Begini Nasib ML dan BS  Setelah Tersangka

Peretasan bermula pada 30 Juli 2021, saat itu ML melakukan peretasan laman Setkab dan meminta BS melakukan defacing atau masuk ke website Setkab dan mengubah tampilannya.

Sehingga website tidak dapat digunakan dan bertuliskan ‘Padang Blackhat ll Anon Illusion Team Pwned By Zyy Ft Luthfifake’.

“Kemudian, motif kedua pelaku melakukan defacing guna mencari keuntungan dengan menjual scrip backdoor dari web yang jadi target kepada orang yang membutuhkan,” ujar Ramadhan.

3. BS telah melakukan peretasan sebanyak 650 website
Dua Remaja Peretas Situs Setkab Sudah Hack 650 Situs di Dalam dan Luar  Negeri

Ramadhan mengatakan, salah satu pelaku, yakni BS telah melakukan peretasan di dalam dan luar negeri sebanyak 650 website.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dikenakan Pasal 46 ayat (1) ayat (2) dan ayat (3) Jo Pasal 30 ayat (1) ayat (2) ayat (3), Pasal 48 ayat (1) Jo Pasal 32 ayat (1), Pasal 90 Jo Pasal 33 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.