Beberapa Hal Ini Ternyata Mampu Buat Anak Muda Takut Menikah

Beberapa Hal Ini Ternyata Mampu Buat Anak Muda Takut Menikah

Beberapa Hal Ini Ternyata Mampu Buat Anak Muda Takut Menikah – Masa muda merujuk pada seseorang antara usia 17 sampai 25, di bawah itu adalah remaja sedangkan usia 26 sampai 39 itu adalah usia dewasa di mana orang tengah pada titik puncaknya dan untuk di atas itu adalah usia pertengahan. Kisah percintaan seseorang faktanya nggak bisa dihakimi begitu saja hanya dari statusnya. Laki-laki atau perempuan yang sedang melajang bukan berarti nggak ada lawan jenis yang tertarik untuk menjadi kekasihnya.

Sebagian orang memilih single demi mencari yang terbaik, tapi sebagian lagi justru takut dengan yang namanya pernikahan. Nate Bagley, Dilansir dari Daftar Live22 pendiri Unlove Box, menjelaskan alasan mengapa generasi millennial di mana kita tumbuh ini ketakutan dengan kata ‘pernikahan’.

Bukan Hanya Masalah Komitmen, 7 Hal Ini Ternyata Ampuh Buat Anak Muda Takut Menikah

​Sejak kecil, kita terbiasa disuguhkan cerita-cerita indah tentang pangeran yang menjemput sang putri lalu menikah dan hidup bahagia selama-lamanya. Kini, setiap hari kita mendengar kabar perselingkuhan, perceraian maupun KDRT yang terjadi pada artis dalam dan luar negeri. Semua itu seolah menjadi makanan kita sehari-hari, sehingga pasangan yang mampu bertahan hingga puluhan tahun patut dikagumi.

Bukan Hanya Masalah Komitmen, 7 Hal Ini Ternyata Ampuh Buat Anak Muda Takut Menikah

Di era modern ini, banyak perempuan yang berusaha berubah untuk menjadi perempuan yang independen. Bahkan, pada beberapa perempuan, kemandirian ini sudah mencapai tingkat di mana perempuan nggak membutuhkan peran laki-laki, yang pada dasarnya berperan sebagai pencari nafkah dan melindungi perempuan. Pada akhirnya, laki-laki mencari kegiatan lain di mana mereka bisa merasa jantan seperti olahraga, video games, bahkan porn.

Bukan Hanya Masalah Komitmen, 7 Hal Ini Ternyata Ampuh Buat Anak Muda Takut Menikah

Beberapa orang lebih memilih untuk diam ketimbang mengungkapkan tentang perasaan yang mungkin akan menyinggung pasangannya. Ketika orang tua bertengkar, dalam hati kamu berharap semoga kamu dan pasangan nggak seperti mereka setelah menikah nanti. Padahal, pernikahan yang tenang-tenang saja tanpa pertengkaran juga menandakan bahwa ada kesalahan yang tengah terjadi. Kamu dan pasangan perlu menyadari bahwa konflik adalah hal yang wajar.

Bukan Hanya Masalah Komitmen, 7 Hal Ini Ternyata Ampuh Buat Anak Muda Takut Menikah

Jika dibandingkan, gaya pacaran anak muda zaman sekarang dengan gaya pacaran anak muda 20 tahun lalu tentu berbeda. Kini, kita hanya menilai penampilan fisik lawan jenis melalui situs online dating lalu memutuskan apakah kita ingin berkenalan dengan mereka atau nggak. Meski terkesan banyak sekali pilihan, namun kita justru semakin kesulitan mengambil keputusan.

Bukan Hanya Masalah Komitmen, 7 Hal Ini Ternyata Ampuh Buat Anak Muda Takut Menikah

Yup, masalah ini selalu menjadi pertanyaan nomor satu bagi siapa saja yang bertemu dengan lawan jenisnya. Menurut Bagley, seseorang yang tepat untukmu bukanlah lawan jenis yang aktraktif, kaya, baik atau sebagainya. Seseorang yang tepat adalah orang yang kamu pilih untuk kamu nikahi.

Bukan Hanya Masalah Komitmen, 7 Hal Ini Ternyata Ampuh Buat Anak Muda Takut Menikah

Semua orang memiliki cerita masa lalu, entah baik atau buruk, entah memalukan atau membanggakan. Semua kenangan itu seolah tersimpan dalam sebuah koper bayangan yang dibawa kemanapun orang itu pergi. Ketika kamu menjalin hubungan dengan si dia namun sesuatu dalam kopermu menyebabkan kalian bertengkar, itu bukanlah tugas dia untuk memahamimu. Memaksa dia untuk memahami dan membuat dia bertanggung jawab bukanlah wujud cinta, melainkan sikap egois.

Bukan Hanya Masalah Komitmen, 7 Hal Ini Ternyata Ampuh Buat Anak Muda Takut Menikah

Generasi millennial dibesarkan oleh generasi baby boomer, yaitu generasi di mana perceraian paling banyak terjadi. Ketika generasi millennial bertanya tentang kehidupan setelah menikah, generasi yang lebih tua akan menjawab hal-hal yang menyurutkan semangat, seperti pasangan dengan kebiasaan jorok, kehidupan seks berhenti, sudah nggak romantis hingga enggan menghabiskan waktu di rumah.