Deretan Film Aksi Laga Remaja yang Sayang Jika Dilewatkan

Deretan Film Aksi Laga Remaja yang Sayang Jika Dilewatkan

Deretan Film Aksi Laga Remaja yang Sayang Jika Dilewatkan – Masa remaja merupakan masa dimana timbulnya berbagai kebutuhan dan emosi serta tumbuhnya kekuatan dan kemampuan fisik yang lebih jelas dan daya fakir menjadi matang.

Namun masa remaja penuh dengan berbagai perasaan yang tidak menentu, cemas dan bimbang, dimana berkecambuk harapan dan tantangan, kesenangan dan kesengsaraan, semuanya harus dilalui dengan perjuangan yang berat, menuju hari depan dan dewasa yang matang.

Tokyo Revengers belum lama tayang di Indonesia. Film live action ini diadaptasi dari manga terkenal Jepang.  Sebelum menonton Tokyo Revengers, masih ada beberapa film adaptasi manga lainnya yang sudah hadir dalam format live action, lho.

1. Tokyo Revengers (2021)
Tokyo Revengers (2021) - Backdrops — The Movie Database (TMDB)

Takemichi Hanagaki (Takumi Kitamura) hidup dalam rasa dendam. Takemichi merasakan kerasnya hidup sebagai orang dewasa. Tinggal di apartemen bobrok hingga di-bully atasan dirasakan pria ini.

Semua itu diperparah saat Hinata Tachibana (Mio Imada), mantan pacar semasa SMA-nya, dibunuh geng jalanan. Takemichi memutuskan untuk time travelling ke masa lalu dan meluapkan dendamnya dengan mengejar geng jalanan tersebut.

2. High & Low: The Movie (2016)
HiGH&LOW THE MOVIE" Best Action Scenes Special Trailer(ENGLISH) - YouTube

Sebuah kota bernama Chiku diisi oleh lima geng berbahaya, S.W.O.R.D. (Sannoh Rengokai, White Rascals, Oya Kou, Rude Boys, dan Daruma Ikka). Kelima geng ini saling memburu satu sama lain.

Namun, jauh sebelum Chiku dikenal sebagai rumah bagi S.W.O.R.D., kota ini dikuasai oleh geng Mugen. Geng Mugen runtuh, tetapi justru menjadi domino effect bagi kota tersebut.

3. Last of the Wolves II (2021)
The Blood of Wolves II Ending Explained [SPOILER!] - Cooncel

Film ini melanjutkan riwayat dari The Blood of Wolves. Film kedua dari kisah itu membawa cerita tentang upaya seorang detektif mengendalikan Yakuza di Hiroshima.

Terlebih, setelah kematian Ogami Shogo dari pihak Yakuza. Banyak pertumpahan darah dan kekerasan yang bisa dihindari. Namun, terdapat salah satu elemen kriminal yang dilepaskan dan berujung kepada bahaya bagi seluruh pihak.

4. Lesson of the Evil (2012)
Aku no Kyoten / Lesson of the Evil (2012) : Movie Plot Ending Explained |  This is Barry

Film ini mengangkat kisah tentang guru sekolah menengah atas (SMA) yang populer di sekolahnya. Guru ini menyusun rencana untuk membalas perbuatan tukang bully di sekolah tersebut. Tidak hanya itu, guru ini juga membuat rencana untuk menertibkan anak-anak yang berperilaku buruk di sekolah.

5. Crows Zero (2007)
Crows Zero (2007) Film Review & Rating Terbaru

SMA Suzuran, sekolah khusus laki-laki di Jepang dijuluki sebagai sekolah gagak. Sekolah ini memegang predikat sebagai sekolah miskin berprestasi, tetapi paling bengis di seluruh negeri. Siswa di sekolah ini disebut sebagai gagal, karena mereka terbagi dan berupaya untuk merebut kekuasaan dan pengaruh di sekolah ini.

Namun, mereka semua belum pernah bisa mencapai mimpi bersama untuk bisa bersatu sebagai kesatuan SMA Suzuran. Semua itu mulai berubah saat siswa pindahan masuk sekolah ini.

Secara psikologis, masa remaja adalah usia dimana individu berintelegensi dengan masyarakat dewasa, usia dimana anak tidak lagi merasa di bawah tingkat orang-orang yang lebih tua melainkan berada dalam tingkatan uang sama, sekurang-kurangnya dalam masalah hak. I

ntegrasi dalam masyarakat (dewasa) mempunyai banyak aspek efektif, kurang lebih berhubungan dengan masa puber. Termasuk juga perubahan intelektual yang mencolok dimana Transformasi intelektual yang khas dari cara berfikir remaja ini memungkinkannya untuk mencapai integrasi dalam hubungan sosial orang dewasa, yang kenyataannya merupakan ciri khas yang umum dari perkembangan dimasa sekarang.

Film-film di atas bisa menjadi referensi tontonan aksi laga remaja Jepang kamu. Apakah kamu siap menonton Tokyo Revengers dekat-dekat ini?