Inilah Beberapa Fakta Kenapa Anak Remaja Mudah Berbau Mulut

Inilah Beberapa Fakta Kenapa Anak Remaja Mudah Berbau Mulut

Inilah Beberapa Fakta Kenapa Anak Remaja Mudah Berbau Mulut – Saat anak beranjak remaja, kamu pasti sudah kesulitan untuk mengontrol kebersihan tubuhnya. Bagaimana tidak, anak pasti sudah merasa risih atau bahkan malu jika Mama terus menerus mendiktenya urusan membersihkan diri.

Bau mulut tidak sedap adalah masalah yang umum dialami oleh banyak orang dari segala usia. Selain mengganggu rasa percaya diri, kondisi ini juga bisa menjadi indikasi adanya kondisi tertentu, mulai dari masalah mulut hingga gangguan pencernaan. Selain sudah mulai sulit diatur, remaja juga mulai cuek dengan kebersihan dirinya. Padahal, perubahan hormonal pada tubuh remaja membuatnya lebih mudah bau badan atau bahkan bau mulut lho.

Sekitar 3 dari 10 orang bisa mengalami bau mulut tidak sedap atau halitosis. Kondisi ini tidak jarang membuat penderitanya menjadi tidak percaya diri dan bahkan mengganggu hubungan sosial dan kualitas hidup mereka. Untuk meningkatkan kewaspadaan Mama dan remaja akan bau mulut, simak info dan fakta penting seputar hal ini yuk.

1. Remaja hanya berkumur dengan mouthwash
1. Remaja ha berkumur mouthwash

Mengira bau mulut akan hilang seketika hanya dengan kumur menggunakan mouthwash? Salah besar. Menurut American Dental Association (ADA), kumur dengan mouthwash hanya menghilangkan bau mulut sementara.

Maka, gunakan mouthwash yang mengandung antiseptik dan bisa mengurangi plak di gigi. Jika bingung mencarinya, Mama bisa mengajak anak untuk berkonsutasi terlebih dahulu dengan dokter gigi.

2. Durasi anak menyikat gigi kurang lama
2. Durasi anak menyikat gigi kurang lama

Faktanya, kebanyakan remaja hanya menyikat gigi selama 30 sampai 45 detik, yang artinya itu kurang lama untuk bisa membasmi bakteri jahat di mulut dan giginya.

Mengutip saran Dr. Steven Dowshen, MD, dalam laman Teens Health, sikat gigi sebaiknya dilakukan setidaknya 2 menit dan 2 kali sehari, barulah semua bakteri penyebab bau mulut bisa hilang.

Cara menyikat gigi juga harus benar. Gerakan sikat ke arah bawah untuk gigi bagian atas dan menyikat ke arah atas untuk gigi bagian bawah harus selalu diajarkan, lho.

Parahnya, anak mama mungkin belum tahu waktu menyikat gigi yang benar. Sebab, ketika kecil mereka diawasi Mama menyikat gigi. Sikat gigi yang benar adalah setelah makan. Jadi, jika menyikat gigi sebelum sekolah, itu harus dilakukan setelah sarapan.

3. Anak mama tidak menyikat lidah
3. Anak mama tidak menyikat lidah

Tidak hanya harus rutin sikat gigi 2 kali sehari, remaja juga harus menyikat lidahnya. Dr. Steven menyebutkan kalau bakteri penyebab bau mulut juga sering ‘bersarang’ di lidah.

Maka agar bakteri tidak bertumpuk, biasakan untuk menyikat gigi, menyikat lidah, dan memakai benang gigi untuk membasmi plak dan sisa makanan yang terselip di antara gigi.

Seperti cara menyikat gigi, menyikat lidah pun ada aturannya. Lidah tidak bisa disikat terlalu dalam sebab akan menyebabkan dorongan untuk muntah. Memakai benang gigi pun ada caranya, gunakan benang yang halus untuk gigi anak mama yang masih baru tumbuh. Jangan menyelipkan benang terlalu dalam juga sebab bisa melukai gusi. Nah, anak mama sudah tahu belum?

4. Anak mama tidak bisa menyadari bau mulutnya sendiri
4. Anak mama tidak bisa menyadari bau mulut sendiri

Sering bernapas ke telapak tangan, untuk mencium bau mulut sendiri? Ini bukan cara uji bau mulut yang tepat lho, Ma. Menurut Dr. Steven, cara kerja tenggorokan saat bernapas tidak sama dengan ketika berbicara.

Ketika berbicara, remaja cenderung mengeluarkan bau dari belakang mulut, di mana itulah asal dari bau mulut.

Selain itu, orang yang bau mulut sudah terbiasa dengan aroma dirinya sendiri, maka menurutnya mulutnya tidak bau. Sedangkan bagi orang lain yang mencium bau mulutnya? Duh, ingin cepat-cepat menjauh!

5. Bau mulut pada anak bisa disebabkan oleh penyakit
5. Bau mulut anak bisa disebabkan oleh penyakit

Pada beberapa kasus, bau mulut bisa jadi sangat sulit dihilangkan. Padahal, anak remaja Mama sudah rutin sikat gigi 2 kali sehari, menyikat lidah, dan flossing. Ia sangat menjaga kebersihan mulutnya, namun tetap saja bau mulut.

Jika ini terjadi pada anak remaja Mama, maka penyakit seperti sinusitis dan penyakit gusi perlu dicurigai. Segera konsultasikan ke dokter, agar bisa diketahui dan ditangani penyebab bau mulut pada anak remaja Mama.