Inilah Musisi EDM Barat yang Jadi Favoritnya Para Anak Muda

Inilah Musisi EDM Barat yang Jadi Favoritnya Para Anak Muda

Inilah Musisi EDM Barat yang Jadi Favoritnya Para Anak Muda – Pada akhir 1980-an dan awal 1990-an, mengikuti kemunculan raving, radio bajakan, dan meningkatnya minat dalam budaya klub, EDM memperoleh popularitas arus utama di Eropa. Selama pertengahan hingga akhir 1990-an, meskipun keberhasilan awal dari sejumlah budaya dansa di Amerika.

Penerimaan budaya dansa tidak mendunia dan meskipun musik Electro  dan Chicago house sudah berpengaruh di Eropa dan Amerika Serikat. Aliran media arus utama, dan industri rekaman, tetap bermusuhan dengan musik EDM. Dalam berkarya, para musisi terus berkreasi agar bisa membuat karya yang kreatif. Hal itu juga turut dilakukan oleh para musisi EDM. Bahkan, karya yang mereka hasilkan berhasil go international.

Perpaduan antara musik EDM dengan alat musik tradisional menghasilkan karya yang memukau. Kalau era sekarang musisi EDM yang berjaya seperti, The Chainsmokers, Martin Garrix atau Calvin Harris, pada tahun 2000-an juga banyak banget IDN Poker77 musisi EDM yang pernah berjaya. Bahkan, ada yang masih eksis dan pastinya masih punya banyak penggemar.

1. Modjo
5 Musisi EDM Barat Hits 2000-an, Favorit Anak Gaul Jaman Old!

Beberapa tahun jauh sebelum ada The Chainsmokers, Modjo pernah menjadi duo EDM favorit anak gaul saat itu. Single mereka berjudul “Lady (Hear Me Tonight)” yang dirilis pada tahun 2000 pasti masih terngiang-ngiang sampai sekarang, kan?

Modjo sendiri merupakan duo edm dari Prancis yang terdiri dari Romain Tranchart dan Yann Destagnol. Singel lainnya seperti, “Chillin” juga sukses di pasaran. Penghargaan sudah berhasil disabet Modjo, salah satunya Best French Act diajang MTV Europe Music Awards 2001. Sayang, di tahun 2002, Modjo memutuskan untuk bubar.

2. Bob Sinclar
5 Musisi EDM Barat Hits 2000-an, Favorit Anak Gaul Jaman Old!

Jika David Guetta terkenal pada 2010-an, ada Bob Sinclar yang merupakan DJ Prancis favorit 2000-an. Lagunya seperti, “World Hold On” dan “Love Generation” menjadi hits saat itu. Bahkan, melalui lagu tersebut Bob meraih penghargaan kategori Best Dance International dari ajang TMF Award 2006.

Kini, Bob merilis remix ulang lagu “Love Generation” yang berkolabrasi dengan Masaka Kids. Masaka Kids merupakan salah satu yayasan sosial anak di Afrika.

3. Eric Prydz
5 Musisi EDM Barat Hits 2000-an, Favorit Anak Gaul Jaman Old!

Eric Prydz merupakan DJ Swedia hits pada tahun 2000an. Tahun 2004 Eric meluncurkan singel “Call On Me” yang bisa nomor satu ditangga lagu Eropa. Single-nya seperti, “Pjanno” tahun 2008 juga dapat respon positif.

Eric memang lebih fokus terhadap kolabrasi single dibanding mengeluarkan album. Eric hanya mengeluarkan dua album yaitu, Eric Prydz Presents Pryda (2012) dan Oops (2016). Tak banyak yang tahu, Eric ternyata termasuk pencetus bentuknya trio Swedish House Mafia di tahun 2008.

4. Daft Punk
5 Musisi EDM Barat Hits 2000-an, Favorit Anak Gaul Jaman Old!

Salah satu musisi EDM 2000-an yang favorit anak gaul sekarang yaitu, Daft Punk padahal duo asal Prancis yang dianggotakan oleh Thomas Bangalter dan Guy-Manuel de Homem-Christo sudah eksis sejak tahun 2000-an. Singel lawasnya seperti, “Harder, Better, Faster, Stronger”, “Something About Us”, serta “One More Time” sangat laku keras.

Album “Discovery” yang dirilis tahun 2001 menjadi album tersukses karena berhasil terjual 2 juta kopi hanya di Amerika Serikat saja. Sederet penghargaan seperti 6 Grammy Awards berhasil diraih dari tahun 2009 hingga 2016. Tapi sayang, pada akhir Februari 2021 lalu Daft Punk memutuskan bubar.

5. Empire of The Sun
5 Musisi EDM Barat Hits 2000-an, Favorit Anak Gaul Jaman Old!

Mungkin tidak banyak yang ngeh dengan duo EDM yang satu ini di tahun 2000-an. Mereka justru terkenal ditahun 2012 melalui lagu “Alive”. Dibentuk dari tahun 2007, duo dari Sydney, Australia ini terdiri dari Luke Steele dan Nick Littlemore.

Mereka meraih kesuksesan di tahun 2008 dengan single “Walking on a Dream”. Bahkan, di ajang ARIA Awards 2009 mereka berhasil meraih 7 piala dari 11 kategori. Kalau saat ini memang belum ada karya lagu mereka yang baru. Tapi, mereka masih aktif manggung di festival musik Australia.

Pada saat ini, sebuah asosiasi mempersepsikan antara EDM dan budaya obat-obatan, yang mana menggiring pemerintah di negara dan kota untuk memberlakukan undang-undang dan kebijakan yang ditujukan untuk menghentikan penyebaran budaya rave.