Inilah Penyebab Anak Remaja Sering Ngantuk di Sekolah

Inilah Penyebab Anak Remaja Sering Ngantuk di Sekolah

Inilah Penyebab Anak Remaja Sering Ngantuk di Sekolah – Peserta didik adalah anggota masyarakat yang berusaha mengembangkan potensi diri melalui proses pembelajaran pada jalur pendidikan baik pendidikan informal, pendidikan formal maupun pendidikan nonformal, pada jenjang pendidikan dan jenis pendidikan tertentu. Pelajar yang gampang ngantuk dan tertidur di kelas seringkali dicap sebagai murid yang malas. Padahal, tidak mustahil jika mereka mengalami gangguan tidur. Gangguan tidur pada orang dewasa mungkin lebih banyak menarik perhatian, namun pada remaja gangguan ini seringkali diabaikan.

Penyebab remaja gampang ngantuk tampaknya berhubungan dengan kurangnya jam tidur, misalnya akibat jam sekolah yang terlalu pagi, aktivitas setelah sekolah yang banyak, harus mengerjakan pekerjaan rumah, dan belajar hingga larut malam.Masalah ini tidak hanya disebabkan oleh keadaan-keadaan di atas. Saat memasuki masa pubertas, jam biologis remaja bergeser sehingga waktu tidurnya mundur menjadi lebih malam.

Hal inilah yang sering menyulitkan remaja untuk bangun pagi.Hormon melatonin diproduksi juga dilepas di waktu yang lebih malam pada remaja, jika dibandingkan anak-anak dan orang dewasa. Jadi, Dilansir dari Poker Online Deposit Dana meski mereka kurang tidur, mereka juga kesulitan untuk tidur lebih awal. Sehingga kondisi kurang tidur remaja semakin buruk.

Gangguan Tidur pada Remaja yang Menyebabkan Mudah Ngantuk

Remaja juga dapat mengalami gangguan tidur. Berikut gangguan tidur yang dapat dialami oleh remaja, yang mungkin menjadi penyebab anak Anda gampang ngantuk di sekolah.

1. Insomnia

Insomnia adalah gangguan tidur yang menyebabkan penderitanya sulit tidur, atau tidak cukup tidur, meskipun terdapat cukup waktu untuk melakukannya. Selain itu, insomnia juga dapat disebabkan oleh keluhan fisik, seperti hidung tersumbat atau sakit kepala, gangguan emosi (misalnya masalah dengan keluarga atau teman), bahkan kondisi kamar yang tidak nyaman.Insomnia kronis adalah insomnia yang terus berlangsung lebih dari 1 bulan. Penyebab insomnia kronis yang harus diwaspadai pada remaja adalah masalah kesehatan mental, efek samping obat, atau penggunaan narkoba. Jangan sepelekan jika anak Anda tampak sulit tidur dan gampang ngantuk di pagi hari

2. Restless Legs Syndrome (RLS)

Restless Legs Syndrome (RLS) adalah suatu kondisi yang menyebabkan dorongan yang tidak terkendali untuk menggerakkan kaki Anda, biasanya karena sensasi yang tidak nyaman. Ini biasanya terjadi di malam hari atau malam hari ketika Anda sedang duduk atau berbaring. Bergerak meredakan perasaan tidak menyenangkan untuk sementara.

3. Sleep Apnea

sleep apnea adalah gangguan tidur yang menyebabkan pernapasan seseorang berhenti sementara selama beberapa kali saat sedang tidur. Kondisi ini dapat ditandai dengan mengorok saat tidur dan tetap merasa mengantuk setelah tidur lama.

4. Refluks

Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) adalah kondisi di mana asam lambung bergerak naik ke kerongkongan, yang menyebabkan rasa panas di daerah leher dan dada. Saat berbaring, gejala GERD biasanya bertambah berat sehingga dapat mengganggu tidur

5. Mimpi Buruk

Mimpi buruk yang sering dapat mengganggu tidur remaja. Mimpi buruk sering dipicu oleh stres, narkoba, dan alkohol. Kurang tidur juga dapat menyebabkan mimpi buruk.

6. Narkolepsi

Narkolepsi adalah gangguan sistem saraf yang menyebabkan rasa kantuk berlebih pada siang hari serta tertidur secara tiba-tiba tanpa mengenal waktu dan tempat. Narkolepsi pada remaja jarang terjadi, namun jika ada, kondisi ini sering tidak terdeteksi. Gejala narkolepsi biasanya pertama kali muncul di usia 10-25 tahun. Remaja dengan narkolepsi dapat tiba-tiba jatuh tertidur saat beraktivitas. Waktu tidur malam juga akan terganggu akibat sering terbangun di malam hari.

7. Tidur Berjalan

Tidur berjalan atau sleepwalking lebih sering terjadi pada anak-anak. Namun remaja juga dapat mengalami gangguan tidur ini. Walaupun tidak berbahaya, kadang Anda harus membantu mereka untuk kembali ke tempat tidurnya dan menyingkirkan benda-benda yang berbahaya jika tertabrak atau terinjak.