Inilah Sikap dari Orangtua yang Dibenci Oleh Anak Remajanya

Inilah Sikap dari Orangtua yang Dibenci Oleh Anak Remajanya

Inilah Sikap dari Orangtua yang Dibenci Oleh Anak Remajanya – Orang tua adalah ayah dan/atau ibu seorang anak, baik melalui hubungan biologis maupun sosial. Perilaku orangtua terhadap anak terkadang tidak selamanya berujung pada hasil yang positif. Kamu mungkin tidak sadar bahwa sikap diam dan ‘menurut’ anak berlum tentu menunjukkan kepatuhannya.

Orang tua merupakan setiap orang yang bertanggung jawab dalam suatu keluarga atau tugas rumah tangga yang dalam kehidupan sehari-hari disebut sebagai bapak dan ibu. Hal ini bisa menunjukkan sebaliknya. Kamu yang selalu marah ketika mendisiplinkannya lantas menimbulkan rasa takut pada anak remaja kamu. Lambat laun, tidak menutup kemungkinan muncul kebencian dalam dirinya terhadap sikap dan perilaku kamu.

Tugas orang tua melengkapi dan mempersiapkan anak menuju ke kedewasaan dengan memberikan bimbingan dan pengarahan yang dapat membantu anak dalam menjalani kehidupan. Lantas, apakah sikap yang membuat orangtua dibenci anak remajanya? Yuk, simak informasi selengkapnya dari berikut ini! Baca terus supaya anak tidak sampai membenci kamu, ya!

1. Memberlakukan hukuman fisik
1. Memberlakukan hukuman fisik

Sikap yang membuat orangtua dibenci anak remajanya yang pertama adalah hukuman fisik. Cara mendisiplinkan anak yang satu ini bisa dibilang cukup udik dan sebenarnya sudah ketinggalan zaman.

Karena ketika anak remaja mama sudah merasa terbiasa dengan hukuman tersebut, dirinya sudah tidak merasa takut lagi jika dirinya melakukan kesalahan atau hal-hal yang dilarang. Malahan, anak mama bisa jadi akan melawan balik.

2. Mama terlalu keras dalam mendidik
2. Mama terlalu keras dalam mendidik

Melihat anak tumbuh menjadi pribadi yang berprestasi pastinya merupakan impian setiap orangtua. Ada perasaan senang tersendiri ketika melihat anak yang selama ini dibesarkan telah menjadi orang yang sukses.

Namun dikarenakan ambisi yang begitu besar, Mama seolah memaksa dan takut jika si Anak Remaja tidak menjadi pribadi yang Mama inginkan. Alhasil, Mama bersikap terlalu ketat ketika mendidik anak.

Kalau sudah begini jadinya, anak remaja mama berpikir bahwa Mama tidak menyayanginya. Di samping itu, sikap tersebut juga cukup berbahaya bagi kesehatan mentalnya.

3. Memberikan ancaman ketika anak tidak patuh
3. Memberikan ancaman ketika anak tidak patuh

Mengancam anak ketika ia tidak patuh juga merupakan sikap yang membuat orangtua dibenci anak remajanya. Segala bentuk ancaman, baik besar maupun kecil, punya dampak buruk yang sama.

Tidak menutup kemungkinan juga pada akhirnya, anak remaja mama akan balik mengancam dan melawan ketika dirinya sudah beranjak dewasa.

4. Anak remaja mama benci ketika orangtua overprotective
4. Anak remaja mama benci ketika orangtua overprotective

Segala sesuatu yang berlebihan itu tidaklah baik. Begitu juga dengan sikap Mama yang over (terlalu) dalam melindungi anak.

Alhasil, sikap Mama yang satu ini membuat si Anak Remaja akan merasa minder melihat teman sebayanya. Mereka bisa bebas melakukan apa saja sedangkan dirinya seolah dikerangkeng. Tidak menutup kemungkinan nantinya anak akan merasa kesal memiliki orangtua seperti Mama. Wah, jangan sampai begitu ya.

5. Mama jarang berinteraksi dengan anak
5. Mama jarang berinteraksi anak

Mencari nafkah untuk membiayai anak dan keluarga memanglah penting. Namun, tugas utama orangtua sejatinya adalah mendampingi dan mendidik anak.

Kedua, sikap yang seperti inilah yang membuat orangtua dibenci anak remajanya. Di saat Mama tidak punya waktu untuk anak, dirinya akan merasa terasingkan dan tidak diperhatikan.

Alhasil, untuk mendapat perhatian, anak bisa saja berperilaku nakal. Dengan itu, orang-orang terus memberinya ‘perhatian’.

6. Selalu membuat keputusan mutlak
6. Selalu membuat keputusan mutlak

Seperti yang telah disebutkan di poin sebelumnya, anak remaja mama butuh yang namanya diberi otoritas. Perlu baginya untuk memiliki kebebasan atas dirinya sendiri, mau itu berkaitan dengan aktivitas sehari-hari ataupun masa depannya.

Kalau itu sudah terjadi, anak remaja mama akan berusaha pergi sejauh-jauhnya dari Mama. Ia ingin melupakan rumah agar bisa merasakan kebebasan. Tentu ini juga tidak baik baginya karena seolah anak mama menjadi durhaka. Padahal selama ini, Mamalah yang bersikap kurang tepat dengannya.

7. Anak remaja mama benci ketika impiannya dipatahkan
7. Anak remaja mama benci ketika impian dipatahkan

Sikap yang membuat orangtua dibenci anak remajanya yang terakhir adalah mematahkan impian. Bagus lho, Ma, apabila si Anak memiliki cita-cita dan impian. Itu berarti dirinya sudah berpikir jauh untuk mempersiapkan masa depannya.

Seharusnya, sebagai orang yang sudah merasakan asam garam kehidupan, Mama sebaiknya lebih merangkulnya. Dalam artian di sini, hargailah pendapat yang diutarakan anak. Jika Mama tahu bahwa impian anak akan sedikit menyusahkannya, luruskan dan terangkanlah kepada anak.