Beginilah Cara Untuk Menjadi Remaja yang Dewasa

Beginilah Cara Untuk Menjadi Remaja yang Dewasa

Beginilah Cara Untuk Menjadi Remaja yang DewasaKedewasaan memiliki dua pengertian. Pertama, dewasa secara usia, dan kedua, dewasa secara mental. Dewasa secara usia itu sifatnya pasti, tetapi dewasa secara mental itu pilihan dan proses. Para remaja sering kali dianggap tidak dewasa oleh orang tua atau orang yang lebih tua. Karena itu, kamu mungkin berupaya untuk menjadi lebih dewasa. 

Secara usia, seseorang digolongkan dewasa setelah melewati masa remaja, kira-kira akhir usia belasan atau dimulai dari 20 tahun. Secara umum, kedewasaan mengikuti usiamu. Kamu mungkin tidak bisa menjadi sosok yang dewasa sepenuhnya hingga melewati beragam pengalaman hidup.

Namun, Dilansir dari Daftar IDN Poker777 jika kamu tetap ingin terlihat lebih dewasa di mata orang lain, ada beberapa hal yang bisa kamu ubah. Jadilah sosok yang lebih dewasa dengan memperbaiki perilaku, tanggapan emosional, kemampuan intelektual, dan gaya komunikasimu.

1. Jangan lampiaskan emosimu kepada orang lain.
Untuk menjadi sosok yang dewasa, kamu harus bisa mengelola emosi negatif yang dialami, seperti kemarahan, kekecewaan, atau rasa malu. Memaki atau berteriak kepada orang lain karena kamu merasakan emosi negatif tidak akan membuatmu terlihat dewasa. Oleh karena itu, cari cara sehat untuk mengeluarkan dan mengekspresikan emosimu.
  • Pertama, pahami hal yang membuatmu merasa demikian. Jawab tiga pertanyaan ini: Apa yang terjadi sebelumnya? Apa yang dirasakan oleh tubuhmu? Bagaimana kamu akan menamai atau melabeli perasaan yang ada?
  • Setelah itu, pikirkan langkah untuk mengekspresikan atau mengungkapkan perasaan tersebut, tanpa melukai diri sendiri dan orang lain. Kamu bisa menulis entri jurnal, membakar “kemarahan” dengan berolahraga atau mencoba permainan olahraga, atau mendengarkan musik yang mencerminkan emosimu.
2. Bertanggung jawablah atas perilakumu

Saat kamu melakukan kesalahan, menyalahkan orang lain atau berkilah tidak akan membuatmu terlihat dewasa. Kesalahan yang dilemparkan kepada orang lain justru bisa merusak hubunganmu dengan orang yang bersangkutan. Selain itu, kamu juga tidak akan pernah belajar dan berkembang jika tidak mau menghadapi konsekuensi.
  • Ambil langkah dan terima tanggung jawab secara penuh saat kamu melakukan kesalahan. Kamu bisa segera mengakui kesalahanmu. Sebagai contoh, kamu dapat mengatakan “Maaf” atau “Itu kesalahanku.” Jika kamu menyinggung seseorang, mintalah maaf darinya. Setelah itu, cari cara untuk memperbaiki situasi.
  • Sebagai contoh, jika kamu membiarkan pintu belakang terbuka dan kucingmu kabur, akui kesalahanmu. Kamu bisa mengatakan, “Maaf. Aku membiarkan pintu belakang terbuka. Aku akan bertanya kepada tetangga-tetangga apakah mereka melihat kucing kita.”
3. Berpikirlah sebelum bertindak

Gambar berjudul Be a Mature Teenager Step 7

Untuk menjadi dewasa, kamu harus memikirkan konsekuensi atas tindakanmu. Setiap kali kamu akan mengatakan atau melakukan sesuatu, luangkan beberapa detik untuk memikirkan dampak dari ucapan atau tindakanmu. Mengambil langkah secara impulsif mungkin terasa “melegakan”, tetapi justru bisa membuatmu terjerat dalam masalah untuk jangka waktu yang lama.
  • Untuk mencegah reaksi impulsif, tahan diri sebelum mengambil keputusan atau tindakan. Coba tarik napas dalam-dalam beberapa kali.
  • Tanyakan kepada diri sendiri, “Apa yang kata hatiku katakan? Apakah ini akan melukaiku atau orang lain? Apa yang akan kurasakan jika seseorang melakukan ini kepadaku, atau apa pandanganku mengenai diri sendiri nanti jika aku melakukannya?”
  • Sebagai contoh, temanmu mungkin mengajakmu bolos sekolah. Coba tahan diri dan tarik napas dalam-dalam. Pikirkan hal yang membuatmu ingin membolos. Mungkin kamu hanya ingin meluangkan waktu dan bersenang-senang dengan temanmu. Namun, pikirkan juga apa yang dapat terjadi jika kamu melakukannya. Kamu mungkin akan ketahuan membolos dan terlibat dalam masalah dengan pihak sekolah dan orang tuamu.
  • Dengan melewati proses ini setiap kali kamu dihadapkan dengan pilihan, kamu bisa mengambil keputusan yang lebih bijak.
4. Latih rasa syukur

Gambar berjudul Be a Mature Teenager Step 8

Orang dewasa akan lebih menghormati dan mengagumimu jika kamu belajar mengapresiasi hal-hal yang kamu miliki. Sebisa mungkin, kurangi keluhan mengenai apa yang tidak kamu miliki. Sebagai gantinya, latih dan kembangkan rasa syukur.
  • Di malam hari, tulis tiga hal positif yang kamu alami sepanjang hari dalam buku catatan. Luangkan waktu untuk memikirkan momen atau hasil positif tersebut. Coba rasakan emosi positif dari hal-hal tersebut.