Lima Masalah Kulit yang Sering Terjadi pada Usia Remaja

Lima Masalah Kulit yang Sering Terjadi pada Usia Remaja

Lima Masalah Kulit yang Sering Terjadi pada Usia RemajaKulit merupakan salah satu organ tubuh manusia yang sangat penting. Ada berbagai fungsi kulit, termasuk menutupi organ dalam tubuh, otot, serta sel-sel yang ada di dalamnya. Masa remaja adalah masa di mana individu mengalami perubahan fisik yang signifikan. 

Kulit berfungsi sebagai alat ekskresi karena adanya kelenjar keringat (kelenjar sudorifera) yang terletak di lapisan dermis. Ini termasuk proses pubertas, yang disebabkan oleh peningkatan produksi hormon yang umumnya dimulai sekitar usia 11 tahun. Perubahan ini berpengaruh pada banyak bagian tubuh, termasuk kulit.

Mayoritas remaja akan mengalami perubahan pada kulit yang mungkin menyebabkan remaja merasa malu atau tidak percaya diri. Karenanya, Dilansir dari Daftar IDN Poker777 para remaja perlu mengetahui apa saja perubahan kulit yang mungkin mereka alami dan sadar bahwa perubahan tersebut adalah sesuatu yang normal. Inilah beberapa perubahan kulit yang bisa terjadi pada usia remaja.

1. Jerawat
5 Masalah Kulit yang Biasa Terjadi pada Remaja, Tak Perlu Panik

Jerawat (acne) adalah gangguan pada kulit yang berhubungan dengan produksi minyak (sebum) berlebih. Jerawat terjadi ketika folikel rambut atau tempat tumbuhnya rambut tersumbat oleh minyak dan sel kulit mati. Selain, produk perawatan kulit untuk jerawat juga banyak tersedia.

Yang paling perlu diperhatikan adanya kemunculan jerawat kistik, yang ditandai dengan benjolan yang menyakitkan atau jerawat di bawah kulit. Lesi ini bisa menyebabkan jaringan parut permanen, sehingga perawatan ke dokter kulit sangat disarankan.

2. Kulit berminyak
5 Masalah Kulit yang Biasa Terjadi pada Remaja, Tak Perlu Panik

Kulit berminyak merupakan kondisi ketika kelenjar sebasea pada kulit menghasilkan terlalu banyak sebum. Sebum adalah minyak alami yang berfungsi melapisi kulit dan rambut. Produksi sebum berlebih membuat kulit terlihat mengkilap dan berkilau.

Hal lain yang perlu kamu ingat adalah jangan mencuci muka secara berlebihan dengan tujuan mencoba menghilangkan minyaknya. Sebab, perasaan kesat yang didapat dari penggunaan sabun berasal dari pengupasan minyak berlemak dari kulit dan sayangnya memberikan lebih banyak dampak buruk. Sebagai gantinya, gunakan pembersih yang lembut dan cuci wajah tidak lebih dari dua kali sehari.

3. Keringat berlebih
5 Masalah Kulit yang Biasa Terjadi pada Remaja, Tak Perlu Panik

keringat berlebihan atau disebut juga hiperhidrosis, dapat menjadi gejala dari kelebihan berat badan, diabetes, gangguan tiroid, ataupun infeksi. Pada umumnya, berkeringat adalah hal yang normal dan sehat.

Sayangnya, hiperhidrosis bisa terasa seperti masalah besar bagi sebagian remaja yang mengalaminya. Untuk masalah ini, perawatan bisa dilakukan dengan suntikan botoks. Dalam kasus ini, sejumlah kecil botulinum toxin A yang dimurnikan disuntikkan ke kelenjar keringat untuk memblokir pelepasan neurotransmiter atau zat kimia otak yang disebut asetkolin, yang berhubungan dengan keringat.

4. Kutil
5 Masalah Kulit yang Biasa Terjadi pada Remaja, Tak Perlu Panik

Kutil adalah infeksi pada permukaan kulit yang ditandai dengan benjolan kecil, bertekstur kasar, berwarna pucat atau kecokelatan, serta terkadang terasa gatal dan sakit jika disentuh. Kutil disebabkan oleh virus, dan menurut para dokter, kutil tampaknya paling berdampak pada remaja.

Kutil sangat umum terjadi pada masa remaja, dan pada masa ini, ketidaksempurnaan kecil pun dapat menyebabkan masalah besar. Kabar baiknya, ada banyak pengobatan untuk mengatasi kutil. Hal ini bisa dengan membekukan pertumbuhan kutil dengan nitrogen cair, membakarnya dengan laser, atau melakukan perawatan kimia. Meskipun sering kali berhasil, tetapi kutil bisa muncul kembali.

Kebanyakan kutil hilang tanpa pengobatan dalam waktu sekitar dua tahun. Sebenarnya, kutil sendiri tidak berbahaya, tetapi jika kamu merasa terganggu, kamu dapat mendiskusikan berbagai pilihan pengobatan dengan praktisi perawatan kesehatan.

5. Psoriasis
5 Masalah Kulit yang Biasa Terjadi pada Remaja, Tak Perlu Panik

Psoriasis adalah penyakit autoimune yang menyerang kulit sang pengidap. Psoriasis umumnya terjadi dalam jangka waktu yang panjang. Gejala yang biasanya terjadi pada pengidapnya adalah kulit pecah-pecah sampai akhirnya berdarah, kulit menjadi bersisik, sendi terasa kaku dan bengkak, terjadinya penebalan pada kuku dengan tekstur yang tidak rata.

Apa pun bentuknya, psoriasis dapat menjadi sumber rasa malu yang besar bagi remaja, karena para remaja umumnya sudah cukup sadar diri tentang penampilan mereka. Ada banyak perawatan resep berbeda yang tersedia untuk mengobati psoriasis, seperti penggunaan salep dan krim, tablet, dan fototerapi sinar ultraviolet.

Bagi banyak remaja, masalah apa pun pada kulit bisa bikin frustrasi dan memengaruhi kepercayaan diri. Namun, penting untuk diingat bahwa kamu tidak sendirian dan kamu hanya perlu menemukan jalur perawatan yang tepat untuk mengatasinya hingga tuntas.