Penyebab Sakit Pinggang di Usia Muda yang Patut Diwaspadai

Penyebab Sakit Pinggang di Usia Muda yang Patut Diwaspadai

Penyebab Sakit Pinggang di Usia Muda yang Patut Diwaspadai – sakit pinggang adalah sakit pada punggung bagian bawah. Penderita sakit pinggang bisa mengalami rasa sakit yang hilang timbul maupun terus menerus, pada salah satu sisi pinggang atau keduanya. Sakit pinggang pada dasarnya bisa dirasakan oleh berbagai usia. Namun, yang perlu diwaspadai adalah ketika terjadi dalam waktu lama apalagi usia kamu atau Papa masih muda.

Sakit pinggang paling sering disebabkan oleh cedera otot atau sendi di area pinggang, bisa akibat posisi tubuh yang salah, mengangkat benda berat, atau melakukan gerakan secara berulang. Punggung manusia terdiri dari struktur otot, ligamen, tendon, disc, dan tulang yang kompleks. Mereka bekerja sama untuk menopang tubuh dan memungkinkan kita untuk bergerak.

Rasa sakit dapat disebabkan oleh ketegangan, kondisi medis tertentu, postur tubuh yang buruk dan sebagainya. Berikut penyebab sakit pinggang di usia muda yang patut diwaspadai.

1. Penyebab sakit pinggang di usia muda
1. Penyebab sakit pinggang usia muda

Banyak orang mengalami sakit pinggang pada usia 30-an awal. Risiko sakit pinggang terus bertambah seiring bertambahnya usia. Ada beberapa faktor yang menyebabkan sakit pinggang bisa semakin parah dan berisiko bagi seseorang.

  • Kelebihan berat badan
  • Sering mengangkat benda-benda berat
  • Terlalu lama duduk

Tak hanya ini, ada beberapa kegiatan yang bisa menyebabkan sakit pinggang seperti mengangkat sesuatu dengan postur yang salah, mengangkat sesuatu yang terlalu berat, dan membuat gerakan di punggung secara tiba-tiba.

2. Ciri-ciri sakit pinggang yang perlu dianggap serius
2. Ciri-ciri sakit pinggang perlu dianggap serius

Dikutip dari Very Well Health, ada beberapa tanda-tanda sakit pinggang yang menjadi pertanda penyakit serius yang harus diwaspadai.

Diantaranya yakni nyeri pada malam hari yang membangkitkan tidak bisa tidur. Gejala nyeri yang konstan disertai dengan demam, menggigil, hingga penurunan berat badan.

Selain itu, rasa sakit pinggangnya juga bertahan lama hingga berbulan-bulan. Bahkan Mama dan Papa merasakan mati rasa dan lemah pada kaki ketika berjalan atau duduk.

3. Sakit pinggang karena ketegangan otot
3. Sakit pinggang karena ketegangan otot

Ini menjadi kondisi umum yang dialami hampir semua orang. Nyeri pinggang ini bisa menyerang berbagai usia dari anak-anak hingga dewasa. Ketegangan otot terjadi karena cedera, masalah dengan postur dan otot yang kurang lentur.

Jika tidak kunjung mereda sakitnya dalam 6 minggu, ada baiknya segera memeriksakan diri ke dokter.

Meski nyeri pinggang ini bisa diatasi dengan istirahat dan meringankan kegiatan, ada beberapa kegiatan yang bisa meringankan sakitnya hingga melatih otot tidak tegang yaitu terapi fisik, peregangan otot, yoga hingga pijat.

4. Hernia Nukleus Pulposus (HNP)
4. Hernia Nukleus Pulposus (HNP)

Penyakit Hernia Nukleus Pulposus (HNP) terjadi karena bantalan ruas tulang belakang bergeser dan menekan saraf tulang belakang. HNP ini dikenal juga sebagai saraf terjepit. HNP bisa menyebabkan nyeri pada bagian pinggang, punggung hingga leher bergantung dari lokasi terjadinya HNP.

HNP lumbal atau hernia yang menjepit saraf di pinggang bisa memunculkan sejumlah gejala yakni:

  • Sakit pinggang yang makin memburuk ketika bergerak. Terkadang, nyeri juga bisa dirasakan pada bagian tulang ekor.
  • Nyeri seperti tertusuk di area bokong yang menjalar ke salah satu tungkai.
  • Kesemutan atau lemah otot di tungkai.
  • Meskipun jarang terjadi, HNP lumbal juga dapat menyebabkan penderitanya tidak bisa menahan buang air kecil.
5. Stenosis tulang belakang
5. Stenosis tulang belakang

Dikutip dari Healthline, stenosis tulang belakang adalah ketika bantalan tulang belakang menyempit, menekan sumsum tulang belakang dan saraf tulang belakang. Kondisi stenosis tulang belakang paling sering disebabkan oleh degenerasi dics atau bantalan antara vertebra.

Tekanan pada saraf tulang belakang ini menyebabkan gejala seperti pinggang mati rasa, kram, dan pada beberapa kasus orang dengan stenosis tulang belakang tidak bisa berjalan atau memburuk ketika berjalan.

6. Kelengkungan tulang belakang yang tidak normal
6. Kelengkungan tulang belakang tidak normal

Tulang belakang memiliki bentuk lengkung yang unik untuk bisa menopang beban tubuh. Adanya kelengkungan tulang belakang yang tidak normal bisa menyebabkan sakit pinggang. Kelainan tulang belakang seperti Skoliosis, Kifosis, dan Lordosis bisa menyebabkan pinggang sakit.

Namun, ini adalah kondisi bawaan yang biasanya pertama kali didiagnosis dari anak-anak atau remaja. Kelengkungan abnormal menyebabkan rasa sakit dan postur tubuh yang buruk karena menempatkan tekanan pada otot, tendon, ligamen dan vertebra.

7. Gaya hidup yang buruk
7. Gaya hidup buruk

Terkadang kebiasaan dan gaya hidup yang buruk bisa mengakibatkan sakit pinggang. Mulai dari posisi duduk yang salah, mengangkat sesuatu yang terlalu berat, hingga jarang olahraga bisa menyebabkan sakit pinggang.

Olahraga bisa membantu meregangkan otot yang kaku. Kalau Mama dan Papa nyeri pinggang pilihlah olahraga seperti pilates, yoga, renang atau sekedar rutin melakukan peragangan.