Pria Ini Membuktikan Jadi Dosen di Usia Muda Akibat Dibully

Pria Ini Membuktikan Jadi Dosen di Usia Muda Akibat Dibully

Pria Ini Membuktikan Jadi Dosen di Usia Muda Akibat DibullyBullying adalah perbuatan tidak baik yang dilakukan oleh seseorang atau lebih kepada orang lainnya. Perbuatan tidak baik yang dimaksud bisa berupa hal-hal yang menyakiti secara fisik, seperti memukul, mendorong, dan lain-lain. Perundungan atau bullying sering kali membuat kondisi mental seseorang drop serta tidak percaya diri.

Bullying tidak hanya terjadi pada orang-orang yang saling kenal atau sering bertemu secara langsung. Di zaman yang sudah maju ini, bullying bisa dilakukan lewat telepon, mengirim pesan melalui SMS atau email, dan meninggalkan komentar buruk di media sosial. Namun, bagi pria ini bullying menjadi cambukan untuk meraih kesuksesan.

Kisah perjuangan seorang dosen muda di Universitas Sriwijaya bernama Alano ini dibagikan dalam video yang diunggah oleh akun TikTok @alano_1010 dan viral di media sosial. Siapa sangka, dosen tersebut mendapatkan perundungan sejak kecil bahkan tidak bisa menbaca saat duduk di bangku sekolah dasar. Bagaimana kisahnya?

1. Saat masih SD, Alano dianggap bodoh
Dulu Korban Bullying, Pria Ini Buktikan Jadi Dosen di Usia Muda

Dalam video tersebut, Alano menceritakan, dia pernah dilempar batu saat masih duduk di Sekolah Dasar (SD) karena dianggap bodoh. Dia mengaku bertahan selama mencari ilmu di tingkat dasar sampai lulus

“Kelas 1 SD dilempar pakai batu karena bodoh gak bisa baca,” tulisnya dalam narasi video yang memperlihatkan foto saat masih duduk di bangku SD.

2. Fisiknya juga kerap diejek
Dulu Sering Diejek karena Tak Bisa Baca, Pemuda Ini Kini Lulus S2 dan Jadi Dosen | TamanPendidikan.com

Memasuki SMP, ternyata penderitaan terus berlanjut. Alano tersebut terus mendapat ejekan karena fisik.

“Ketika SMP adalah bullyan yang paling menyakitkan. Salah satunya adalah karena gigi maju,” tulis narasi video tersebut.

3. Bisa dapatkan beasiswa saat kuliah

13 Cara Mendapatkan Beasiswa Kuliah Gratis Tahun 2021

Tak ingin menyerah, Alano belajar dengan giat saat duduk di bangku SMA agar diterima di perguruan tinggi yang diinginkan dan mendapat beasiswa.

Namun, saat kuliah dua merasa salah memilih jurusan sehingga Indeks Prestasi (IP) menurun namun dia terus berusaha.

“Ketika SMA belajar yang giat biar bisa lulus SNMPTN dan dapat beasiswa. Ketika S1 pernah merasa salah jurusan sehingga IP pernah 2,27. Namun tetap usaha terus agar bisa S2 dengan beasiswa lagi,” imbuhnya.

4. Jadi dosen di usia 22 tahun
Dulu Korban Bullying, Pria Ini Buktikan Jadi Dosen di Usia Muda

Ketekunannya pun berbuah manis, dia berhasil menyelesaikan jenjang S1 dalam waktu tiga tahun lima bulan, sedangkan S2 hanya ditempuhnya selama satu tahun lima bulan dan semua biaya pendidikan berasal dari beasiswa.

Kini, ia menjadi dosen muda di usianya yang baru 22 tahun karena ia menempuh SD tanpa TK pada umur 5 tahun.

“Tetap semangat dan percaya diri ya jangan down bila dibully. Jadikan cambukan untuk menjadi lebih baik,” ucapnya.

5. Warganet jadi termotivasi
Dulu Korban Bullying, Pria Ini Buktikan Jadi Dosen di Usia Muda

Unggahannya itu pun viral dan menuai beragam komentar. Sebagian besar warganet merasa termotivasi melihat postingan tersebut

“Gue juga korban bully, semoga bisa kayak dia juga aamiin,” tulis seorang. warganet.

“Seumuran gitu udah jadi dosen lha aku beban keluarga,” timpal warganet lain.